Home » » POLIS TAHAN DATIN DISYAKI DERA PEMBANTU RUMAH

POLIS TAHAN DATIN DISYAKI DERA PEMBANTU RUMAH

Written By canang on Khamis, 29 Disember 2016 | 12/29/2016 02:27:00 PTG

NASIB PEMBANTU RUMAH TANGGA DI NEGRI ORANG (Harap Baca Sampai Selesai)
Baru Dua Minggu Bekerja, Suyanti Disiksa dan Disebut Binatang Oleh Majikanya ( yg bergelar Datin/istri Datoek)
Kuala Lumpur, LiputanBMI.com - Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) kembali mengalami penyiksaan di Malaysia. TKI asal Medan Sumatera Utara berusia 19 tahun yang diketahui bernama Suyanti itu kini diamankan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.
Duta besar republik Indonesia untuk Malaysia Herman Prayitno mengatakan, staf kedubes sudah menghubungi polisi serta mengunjungi Suyanti yang sedang dirawat di University Malaya Medical Centre (UMMC).
"Setelah keluar dari rumah sakit, dia akan tinggal di kedutaan sambil menunggu kasus ini (untuk diselidiki). Majikan tidak seharusnya memperlakukan pembantunya seperti itu. Saya berharap bahwa pelaku dapat dibawa ke pengadilan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya," katanya, seperti dilansir The Star, Sabtu (24/12/2016).
Pejabat kepolisian Selangor Fadzil Ahmad menyatakan majikan Suyanti telah ditahan. Namun, perempuan berusia 43 tahun itu menolak untuk berbicara kepada polisi. Perintah penahanan terhadap pelaku hingga Rabu 28 Desember 2016 sudah berhasil diperoleh pihak kepolisian.
“Korban berada dalam kondisi stabil. Saya berharap masyarakat tidak berspekulasi atas kasus tersebut,” ucap pejabat kepolisian Petaling Jaya Mohd Ali Thamby.
Sementara itu, Suyanti mengaku baru dua pekan bekerja di rumah majikannya. Ia juga mengaku sering ditampar, dipukuli, dan dimaki dengan sebutan binatang.
“Saya tidak diizinkan mandi dan hanya boleh makan satu kali dalam satu hari. Saya berharap suatu hari majikan saya mengubah perilakunya. Namun, saya kehilangan kesabaran. Saya memanjat tangga dekat pagar rumah dan melompat keluar. Saya berlari sekencang-kencangnya hingga jatuh karena kelelahan,” tutur Suyanti.
Satuan pengamanan (SATPAM) menemukan Suyanti tak sadarkan diri dalam selokan di Mutiara Damansara pada Rabu 21 Desember 2016. Kabar mengenai penyiksaan terhadap TKW Indonesia itu langsung menyebar dengan cepat di media sosial. Sang majikan yang belum diketahui namanya itu kemudian menyerahkan diri sekira pukul 22.30 malam waktu setempat.
Add and Follow TheDead OneMilli OnLove
NB: Berita malaysia nya:::
-----------------------
POLIS TAHAN DATIN DISYAKI DERA PEMBANTU RUMAH
Petaling Jaya, 22 Disember 2016 - Polis menahan wanita dipercayai majikan yang mendera pembantu rumah warga Indonesia yang ditemui terbaring dalam keadaan cedera di Damansara, di sini, malam tadi.
Difahamkan, suspek wanita berusia 43 tahun itu dipercayai bergelar 'Datin' ditahan apabila tampil ke Balai Polis Damansara, di sini, kira-kira jam 12 tengah malam.
Timbalan Ketua Polis Daerah Petaling Jaya Superintendan Mohd Ali Thamby ketika dihubungi mengesahkan penahanan suspek terbabit.
"Suspek akan dibawa ke Mahkamah Petaling Jaya bagi proses permohonan reman, hari ini.
"Siasatan lanjut berhubung kejadian ini akan dilakukan mengikut Seksyen 325 Kanun Keseksaan," katanya.
Dalam kejadian jam 12 tengah hari semalam, mangsa iaitu seorang remaja wanita berusia 19 tahun, ditemui seorang pengawal keselamatan di Jalan PJU 7/30, yang kemudian memaklumkan kepada seorang wanita yang juga penduduk di kawasan berhampiran.
Mangsa kemudian dibawa wanita terbabit ke klinik berhampiran sebelum membuat laporan polis di Balai Polis Mutiara Damansara, jam 1.44 tengahari, hari sama.
Difahamkan, mangsa kini menerima rawatan di Pusat Perubatan Universiti Malaya (PPUM) akibat kecederaan di kedua-dua mata, belakang dan dalaman selepas mendakwa dipukul majikannya menggunakan alatan tajam serta tumpul.
-----------
Amah Didera, Ditinggalkan Terbaring Tepi Longkang
Sudahlah didera hingga lebam satu muka, seorang pembantu rumah dibiarkan terbaring di tepi longkang di sebuah kawasan perumahan di Mutiara Damansara, Petaling Jaya, semalam.
Remaja perempuan berusia 19 tahun itu ditemui dalam keadaan berlumuran darah dan cedera parah oleh pengawal keselamatan di Jalan PJU 7/30 kira-kira jam 12.30 tengah hari.
Ketua Polis Daerah Petaling Jaya, Asisten Komisioner Mohd Zani Che Din berkata, mangsa dibawa ke klinik berdekatan oleh seorang wanita yang juga penduduk di kawasan berhampiran.
Menurutnya, siasatan awal mendapati mangsa mendakwa didera majikannya yang tinggal di satu unit kediaman di kawasan dia ditemui.
“Mangsa dihantar ke Pusat Perubatan Universiti Malaya (PPUM) untuk menerima rawatan lanjut susulan kecederaannya yang agak serius.
Sementara itu, wanita yang membantu mangsa dikenali sebagai Puan Tai berkata mengetahui kejadian tersebut melalui pembantu rumahnya.
Menurutnya, terkejut melihat keadaan mangsa yang cedera teruk di muka, telinga, leher dan belakang badannya dipenuhi darah sebelum membawa mangsa ke klinik dan membuat laporan di Balai Polis Mutiara Damansara.
Difahamkan, majikan yang mendera mangsa sudah dikenal pasti dan ditahan reman untuk siasatan lanjut
UPDATE SELANJUT NYA.............
Kronologi Penyiksaan yang Dialami Suyanti, TKW di Malaysia.

JAKARTA – Seorang TKW asal Sumatera Utara mengalami penyiksaan di Malaysia oleh majikannya. Suyanti ditemukan oleh Satpam setempat, Rabu (21/12/2016) dan kasus ini sudah dilaporkan kepada Kepolisian Di Raja Malaysia (PDRM).
Berikut kronologi kasus yang dihimpun Migrant Care berdasarkan KBRI Kuala Lumpur :
1.Pada Rabu 21 Desember 2016 sekitar pukul 12 siang, KBRI memperoleh informasi mengenai penemuan seorang TKI dalam keadaan tidak sadarkan diri di dekat selokan di Jalan PJU 3/10 Mutiara Damansara, Petailing Jaya, Malaysia.
2.Setelah menerima laporan tersebut, KBRI segera merujuk yang bersangkutan ke Rumah Sakit Pusat Perubatan Universiti Malaysia (RS PPUM) untuk mendapatkan perawatan intensif. KBRI juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada Kepolisian Malaysia dan berdasarkan laporan tersebut majikan pelaku penyiksaan telah ditahan oleh Polisi Di Raja Malaysia (PDRM).
3.Dari hasil penelusuran KBRI, diketahui bahwa TKI korban penyiksaan bernama Suyanti binti Sutrino, umur 19 tahun, berasal dari Kisaran, Sumatera Utara. Saat dibawa ke Rumah Sakit Suyanti dalam keadaan luka sekujur tubuhnya dan lebam kedua matanya karena penyiksaan. Selama berada di Rumah Sakit, Satgas Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur terus memberikan pendampingan.
3.Berdasarkan informasi dari Suyanti, dirinya masuk ke Malaysia pada tanggal 7 Desember 2016 melalui Tanjung Balai-Port Klang. Sesampainya di Port Klang, yang bersangkutan dijemput oleh seorang agen atas nama Ruby.
4.Pada 8 Desember 2016, yang bersangkutan diantarkan ke rumah majikan, seorang wanita. Seminggu setelah bekerja, majikan mulai melakukan penyiksaan fisik terhadap Suyanti. Puncaknya pada 21 Desember 2016, Suyanti lari dari rumah majikan setelah diancam dengan pisau besar oleh majikan perempuannya.
5. Pada 25 Desember 2016, Suyanti diijinkan untuk meninggalkan Rumah Sakit dan ditampung di penampungan KBRI. Untuk beberapa waktu ke depan Suyanti masih harus menjalani rawat jalan. Suyanti sudah berkesempatan berbicara dengan keluarganya di Medan melalui telepon.
6. Pada 25 Desember 2016 diperoleh informasi bahwa pelaku telah dibebaskan dengan jaminan.
7. KBRI telah mengirimkan nota kepada Kemlu Malaysia guna menyampaikan protes serta keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut dan sekaligus meminta agar pelaku diberikan hukuman yang setimpal sesuai hukum Malaysia.
(asr)
Sumber: Era Baru Epoch Times
Share this article :

Tiada ulasan:

Blogger Widget Get This Widget

comment pembaca

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Cananglahnie - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger